Cegah Gangguan Lalu Lintas, Polisi Imbau Remaja Tak Nongkrong di Jembatan Tanah Abang-Payuputat

PALI – Polsek Tanah Abang bersama Polsek Prabumulih Barat menertibkan lokasi yang kerap dijadikan tempat balap liar oleh anak remaja di jembatan penghubung Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), dengan Kelurahan Payuputat, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih.


Penertiban dilakukan pada Rabu (28/10/2026) sore sekitar pukul 16.40 WIB. Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, SH, bersama personel Polsek Tanah Abang dan Kanit Samapta Polsek Prabumulih Barat Ipda Burmadi beserta anggotanya.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan mengatakan, penertiban dilakukan sebagai upaya mengantisipasi aksi balap liar yang dapat membahayakan keselamatan para remaja maupun pengguna jalan lainnya.


Menurutnya, keberadaan kelompok remaja yang berkumpul di sekitar jembatan juga berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas.


"Kami mengimbau kepada anak-anak remaja agar tidak lagi melakukan balap liar karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengendara lainnya. Selain itu, kami juga meminta agar tidak berkumpul di area jembatan karena dapat mengganggu pengguna jalan," ujar Arzuan.


Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian memberikan imbauan secara langsung kepada para remaja yang berada di lokasi. Mereka diminta untuk tidak menjadikan jembatan penghubung tersebut sebagai arena balap liar maupun tempat berkumpul yang berpotensi mengganggu lalu lintas.


Polisi juga mengingatkan bahwa aksi balap liar di jalan umum memiliki risiko tinggi, baik bagi pelaku maupun masyarakat yang melintas.


Penertiban ini merupakan bentuk sinergi antara Polsek Tanah Abang dan Polsek Prabumulih Barat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keselamatan masyarakat di wilayah perbatasan kedua daerah.


Kegiatan berakhir sekitar pukul 17.20 WIB. Selama pelaksanaan penertiban, situasi di lokasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.


Arzuan berharap, melalui kegiatan tersebut, aksi balap liar di kawasan jembatan penghubung Kecamatan Tanah Abang dan Kelurahan Payuputat tidak kembali terjadi.


"Kami berharap para remaja dapat memahami bahwa jalan umum bukan tempat untuk balapan. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan keselamatan, sehingga seluruh pengguna jalan merasa aman saat melintas," tutupnya.




Posting Komentar

0 Komentar